April 19, 2016 0

Dear Volunteers,

Thank you for your interest in the Makassar International Writers Festival (MIWF) 2016, and for being so considerate about the delayed of the announcement.

We received applications from many qualified individuals for this volunteer opening. After reviewing the applications, we had to determine those individuals who would volunteer in MIWF 2016 and those who would not.

We have enclosed the list of selected Volunteers, and we will need you to send confirmation to each coordinator of every division.

Kindly click: http://bit.ly/1S7GYUi

Once again, we appreciate all the applicants for taking the time to apply and would warmly welcome the applicants to apply again next year.

See you at MIWF 2016!

 

Sincerely,

MIWF Selection Team

 



April 15, 2016 0

?????

Read Out Loud!

Let’s get lost and find ourselves in books.

MIWF tahun ini mengambil tema BACA! dan pre-event ini dibuat untuk mengajak orang-orang menceritakan aktivitas membacanya secara personal ataupun komunal.

Edisi pertama, hari Sabtu tanggal 16 April 2016, menghadirkan beberapa guest readers seperti Cafe Dialektika, Kedai Buku Jenny, Perpustakaan Katakerja, Rumah Baca Philosophia dan Malam Sureq Makassar. Tentu saja kalian semua juga diundang untuk menceritakan pengalaman membaca buku masing-masing.
Acara ini gratis, mulai pukul 19.00 WITA



April 10, 2016 0

six rumata fix final

Selamat berjumpa lagi di Makassar International Writers Festival (MIWF) 2016. Kali ini MIWF ke #6.  Peristiwa ini akan selalu berarti bahwa puluhan penulis penting dari berbagai sisi dunia berjumpa, berdiskusi, serta membacakan karya mereka di berbagai tempat di Kota Makassar.

Sebelumnya, ratusan tulisan kiriman penulis dari Kawasan Indonesia Timur,  tiba di tangan tiga kurator MIWF. Tulisan-tulisan itu dibaca, dinilai, dan enam dari penulis terbaik dipilih untuk diundang membaca dan mendiskusikan karya mereka di MIWF. Mereka juga diharap berbicara mengenai diri, masyarakat, dan lingkungan kepenulisan mereka ke hadirat MIWF.

Ada 162 penulis yang mengirimkan tulisannya. Mulai dari puisi, cerpen, novel, skenario film, naskah  drama, maupun resensi buku. Seusai membacanya, terbayang hamparan padang tulisan luas yang bertumbuh membentang dari selatan ke utara Indonesia Bagian Timur. Menanjak dengan gaya dan idiom khas budaya masing-masing.  Semuanya sarat janji bahwa mereka segera berkembang dan menghasilkan tulisan penting.

Tahun ini, enam penulis terpilih adalah: Anta Kusuma (Cerpen) dari Banjarmasin, Cicilia Oday (Cerpen) Manado, Chalvin Jems Papilaya (Puisi)  Ambon, Ibe S. Palogai (Puisi) Makassar, Irma Agryanti (Cerpen) Mataram, Wahid Affandi (Cerpen) dari Makassar. Selamat!

Selalu dinantikan tulisan berdaya-tarik estetik dan menyampaikan hal berguna bagi pemuliaan kemanusiaan, kebudayaan, dan lingkungan. Kekayaan kebudayaan berupa peristiwa, kisah, sampai benda unik di Kawasan Timur Indonesia, merupakan bahan gagasan berharga untuk ditulis. Banyak di antaranya sedang beranjak punah. Tulisan terutama dalam bentuk sastra dapat diharap mencegatnya dari kepunahan total.

Juga perihal penindasan dan ketakmampuan bersuara sebagai minoritas, penistaan dan perlakuan tak adil karena berbeda suku atau agama, perampasan hak suku-suku terasing, fakta-fakta sejarah yang ditutupi atau ditulis tanpa berpihak ke korban, penting pula dituliskan ke khalayak.

Nah, kepada kawan-kawan yang belum terpilih, jangan henti mengirim karya terbaiknya ke MIWF. Event ini akan datang lagi tahun depan dan selalu terbuka bagi kita untuk berjumpa udar karya di MIWF. Terima kasih kepada semua yang telah mengirim karyanya. Kami tunggu anda di MIWF.

Makassar, 09 April 2016

Salam Kurator:

Aslan Abidin

Shinta Febriany

M. Aan Mansyur