Skip to main content

Book Launch: Happy Yummy Journey by Eje Kim

Book Launch: Happy Yummy Journey by Eje Kim

Ini adalah buku yang bercerita tentang perjalanan pencarian kebahagiaan

Eje Kim, Ahli geografi yang berasal dari korea selatan jatuh cinta dengan durian dalam perjalanannya melakukan penelitian di Singapura. Peluncuran buku diadakan pada 6 Mei 2018 di ruang Veranda 1 Fort Rotterdam pada pukul 16:00-17:30 Wita.  Suasana launching yang cukup panas tidak menjadi penghalang bagi 25 orang peserta untuk mengikuti acara tersebut.  Kegiatan ini dipandu oleh Yulianti Tanyaji yang merupakan pemilik Toko Kue Mama yang tersohor di Makassar. Buku yang berjudul Happy Yummy Journey bercerita tentang bagaimana durian memiliki arti lebih dari makanan, melainkan sebagai pembangkit mood (moodboster) baginya. "Ketika saya bersedih, lalu saya makan durian, Saya bahagia kembali," ujarnya. Selain itu, buku ini juga bercerita mengenai perjalanan mencari kebahagiaan di balik sistem nilai sosial yang mengekang perempuan di negara Korea. Ada sebuah stigma yang masih berlaku di Korea, ketika seorang Ibu bekerja keras, maka orang Korea akan memandangnya sebelah mata, bahkan tidak mendapat apresiasi yang lebih. "Jika saya masih tinggal di Korea mungkin saya sudah gila," tambah Eje Kim.

"Saat saya berada di Padang, saya menjadi diri sendiri. Tidak ada yang berpikir saya aneh, dan itu membuat saya nyaman," jelasnya. Hal tersebut karena adanya perbedaan budaya. Dalam Budaya padang, perempuan lebih mandiri dan percaya diri, jauh berbeda dengan budaya perempuan Korea. Dia mengungkapkan bahwa dalam cara pandang perempuan Padang, mereka menganggap bahwa anak adalah kebahagian dan sangat bernilai. Jauh berbeda dengan budaya Korea yang sebagian besar menganggap bahwa dengan memiliki anak adalah gangguan. Sehingga sebagian besar perempuan akan menunda untuk memiliki anak agar karirnya tetap baik. 

Kebahagiaan bukan hanya tentang kenyamanan. Eje sendiri tidak setuju bahwa semua orang bisa bahagia dimanapun,  atau paling tidak itu tidak berlaku dengan dirinya.  "Kita bisa bahagia di tempat orang yang banyak orang merasa bahagia karena ada energi positif didalamnya" tambahnya kemudian.

 

Kontributor: Sry Novi Yanti Sofya

Time