Skip to main content

Workshop: Smartphone Photography

Workshop: Smartphone Photography

Belajar smartphone photography bersama Ariana Octavia

Makassar International Writers Festival tidak henti-hentinya menyajikan kelas-kelas yang segar dan menarik. Pada Kamis (3/5/2018) MIWF membuka sebuah workshop kekinian yang bisa diakses oleh siapa saja secara cuma-cuma.

Workshop ini mengusung tema Smartphone Photography dan dibawakan oleh Ariana Octavia yang merupakan seorang penulis yang baru saja me-launching bukunya yang berjudul Smartphone Photography. Workshop yang berlangkung di LA.KU Brunch Spot ini diramaikan oleh 18 orang peserta dengan latar belakang berbeda-beda.

Sesuai dengan buku Smartphone Photography karya Ariana, di workshop ini juga peserta memperoleh tips-tips seputar photography melalui smartphone yang disampaikan dengan cara yang ringan dan santai. Ariana mengemukakan bahwa kita bisa menghasilkan foto yang bagus tanpa harus menggunakan kamera profesional selama kita memerhatikan beberapa hal, yakni memastika cahaya yang menerangi objek mencukupi, tidak menggunakan fitur zoom, styling, dan stabilitas pemotret saat mengambil gambar.

Tidak sekedar menyampaikan teori saja, Ariana juga mengajak peserta mempraktekkan langusng tips-tips yang diberikan. Para peserta nampak antusias mempelajari cara menata objek yang akan dipotret sekaligus memotret objek tersebut. Selain itu Ariana juga merekomendasikan beberapa aplikasi edit foto yang bisa dipergunakan di smartphone, yakni aplikasi Snapseed dan VSCO.

Ariana Octavia sendiri adalah seorang penulis yang aktif mengisi workshop smartphone photography di beberapa kota besar di Indonesia dengan ratusan peserta. Selain itu, Ariana juga memiliki workshop online yang terselenggara hingga 40 batch dan masih berjalan hingga saat ini. Penulis kelahiran 31 Oktober 1978 ini mulai mengenal dunia fotografi dari sekedar hobi hingga berusaha belajar mengenai dasar fotografi dan akhirnya saat ini dapat dikatakan sebagai seorang profesional.

 

Kontributor: Farah Djamal

Time