Sha Ine Febrianty

Seorang pekerja seni, aktris teater, film, dan sutradara Indonesia. Pada 1999 mulai merambah dunia seni peran dan mengakrabi teater saat mendapat kepercayaan memerankan Miss Julie. Pada 2013 berkolaborasi dengan pemain akrobat dari Teater Rictus - Perancis, memainkan monolog WARM karya sutradara David Bobee selama 45 menit dipapar suhu panas 42' Celsius. Setahun kemudian, dirinya kembali diajak oleh David Bobee untuk bermonolog sepanjang 90 menit dengan Teater Rictus lewat Drop dalam suhu dingin dengan guyuran air hujan dan angin buatan. Pada 2014 ' 2015 menggarap kisah Cut Nyak Dhien ke dalam teater monolog yang disutradarai dan diperankannya. Pada 2018 ini, ia kembali membawa monolog Cut Nyak Dhien berkeliling ke 10 (sepuluh) kota, memberikan workshop dan pentas gratis yang menyasar anak ' anak muda di daerah. Di bidang film, peraih beasiswa Asian Film Academy di Busan, Korea Selatan, 2012, dan Pemeran Utama Wanita Terpuji Festival Film Bandung 2016 serta nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2016 lewat peran monolog dalam film Nay karya Djenar Maesa Ayu ini| menggarap film pendek Selamat Siang, Risa (2012) dalam serial Kita vs Korupsi sebagai media penyuluhan anti korupsi, dan menulis skenario serta menyutradari Tuhan Pada Jam 10 Malam (2010).

Year involved