Andi Irma Saraswati, akrab disapa Irma. Tumbuh besar dan lahir di Kota Watampone, Sulawesi Selatan, tanggal 12 September tahun 2000. Irma gemar dengan perjalanan, baginya berpindah dari satu tempat ke tempat lain memberinya kawan-kawan baru, gagasan baru, cerita baru, juga lelucon-lelucon asing bercitarasa janggal yang terjahit menjadi sebuah pengalaman dan pembelajaran yang kekal. Pada tahun 2022, dalam penyusunan Rancangan Induk Pemajuan Kebudayaan Daerah (RIPKD) yang merupakan sebuah proyek riset kerjasama LPPM Universitas Hasanuddin dengan Disdikbud Kabupaten Enrekang, ia menjadi salah satu dari periset selama kurang lebih dua bulan untuk meramu ragam kebudayaan lokal yang dimiliki Kabupaten Enrekang dengan konsep live in bersama warga-warga disana. Sejak itu sampai sekarang, ia acap terlibat aktif sebagai periset dan penulis di Antropos Indonesia (Makassar), tempatnya melakukan investasi pengetahuan dan berkarya dengan pendekatan etnografi, beberapa diantaranya, RIPKD Wajo dan PPKD Berau. Irma juga pernah berpartisipasi sebagai periset dalam penyusunan program pertunjukan lintas media “Batang-Batang Rupama”. Tulisannya “Meneropong Rupa-Rupa Kehidupan Pesisir” pernah termuat dalam laman Newsletter Rumata’, tulisan refleksi terhadap karya seni ini dapat diakses di bio Instagram @airmasraswti.
