Greenpeace Indonesia

Greenpeace menyadari pelindungan hutan Indonesia tidak terlepas dari kemauan politik para pemimpin. Masalahnya, pembuat kebijakan di Indonesia justru berelasi erat dengan oligarki yang berkepentingan mengeksploitasi hutan. Walhasil, perjuangan kita menjaga hutan amat berat. Namun, kami meyakini, bersama-sama kita mampu mengikis pengaruh dan kekuasaan oligarki.

Bersuara untuk penyelamatan hutan harus dibarengi dengan bersuara untuk demokrasi yang berpihak kepada publik–bukan kepada oligarki. Atas keyakinan akan pentingnya perjuangan bersama ini, kami terlibat dalam banyak gerakan beragam. Seperti mengedukasi publik saat Pilpres 2024, hingga menggelar camp untuk anak-anak muda yang ingin bergerak melawan perusakan lingkungan dan krisis iklim.

Selain itu, Greenpeace juga mendukung perjuangan Masyarakat Adat untuk mempertahankan hutan dan wilayah adatnya lewat pelbagai cara. Berbagai cara terus dilakukan mulai dari membangun aliansi bersama, saling belajar ihwal politik pelindungan hutan, hingga menempuh gugatan iklim ke pengadilan.

Di Sorong Selatan, Greenpeace berjuang bersama masyarakat Knasaimos hingga mereka mendapat pengakuan atas wilayah adat seluas 97 ribu hektare. Greenpeace juga berjuang bersama masyarakat adat Awyu, yang mempertahankan hutan adatnya dari perampasan oleh perusahaan sawit. Bersama para anak muda adat, mari bersama kita menyerukan penyelamatan hutan adat dan manusia di Tanah Papua.

All Sessions by Greenpeace Indonesia

Scroll to Top