MAKASSAR – Makassar International Writers Festival (MIWF) menyelenggarakan diskusi buku “Kreativitas Evolusioner” karya Prof. Eisuke Tachikawa di Gedung Wisma, Benteng Rotterdam, Makassar (31/05). Diskusi ini dimoderatori oleh Lala Bohang dan diterjemahkan oleh Bagus Ari Saputra.
Penulis memantik diskusi dengan pertanyaan filosofis, “Apa sebenarnya yang dimaksud dengan desain? Apa yang membuat kita membuat desain yang bagus?”
Penulis mengungkapkan bagaimana proses penciptaan selalu menghubungkan antara pengguna dan karya yang kita ciptakan, sehingga diperlukan dua sisi dalam mencipta, yaitu bebas dalam menemukan gagasan, tetapi juga mengamati apakah karya yang didesain sesuai dengan apa yang kita butuhkan.
Hal ini dilandasi dari pemikiran Penulis tentang banyaknya hal-hal yang diciptakan untuk memberi kenyamanan hidup tanpa pernah kita tahu darimana asal-usulnya.
“Kreativitas biasanya dikaitkan dengan kemampuan, tapi saya tidak suka gagasan itu, karena sesungguhnya kreativitas itu bisa dipelajari, hanya saja perlu pendekatan khusus untuk melakukannya” jelas Penulis mengenai gagasannya dalam proses menumbuhkan sisi kreativitas di dalam diri manusia.
Selain itu, Penulis juga menggambarkan bagaimana evolusi mempengaruhi proses kreativitas seseorang dan penggunaan pemikiran mutatif untuk mengeksplorasi gagasan-gagasan baru.
Di akhir sesi, Penulis menjelaskan bagaimana prinsip “hidup di masa kini” mempengaruhi prosesnya dalam berkarya. “Saya selalu bilang, proyek adalah tiket untuk mempengaruhi dunia dan menjangkau masyarakat luas. Jadi, fokus pada proyek yang saya jalani saat ini, adalah apa yang menginspirasi saya untuk berkarya,” ungkap Penulis.
Diskusi buku “Kreativitas Revolusioner” berlangsung dengan hikmat dan inklusif. Beberapa peserta juga membagikan pengalamannya sebagai pekerja kreatif dan pengaruh kreativitas dalam kehidupan mereka.
Penulis: Nur Fitriani Ramadhani

