MAKASSAR – Flower by Khansa mengadakan “Workshop Kebun Warna-Warni Vol. 4″ dalam Makassar International Writers Festival (MIWF) di Fort Rotterdam, Minggu (1/6/2025). Dalam workshop yang berlangsung di selasar Gedung M ini, peserta diajari untuk merangkai bunga atau membuat buket.
Acara ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang berjumlah sekitar 100 orang, termasuk perhatian besar dari pengunjung MIWF. Bahkan, banyak pengunjung yang tidak terdaftar sebagai peserta turut menyatakan ketertarikan untuk ikut serta. Tapi, karena keterbatasan kuota, workshop hanya dapat diikuti oleh peserta yang sudah mendaftar sebelumnya.
Dalam workshop ini, peserta difasilitasi dengan berbagai alat dan bahan untuk merangkai bunga, beragam jenis bunga segar, serta mendapatkan demonstrasi merangkai bunga yang dipandu langsung oleh Khansa, pemilik Flower by Khansa.
Dalam pemaparannya, Khansa memperkenalkan nama dan fungsi bunga tunggal yang menjadi titik pusat dalam buket.
“Bunga yang satu tangkai itu namanya bunga tunggal yang berfungsi sebagai center dalam rangkaian bunga,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia juga memperkenalkan berbagai macam jenis bunga aster dan fungsinya sebagai pemanis dalam buket.
“Bunga aster itu diletakkan di pinggir bunga tunggal, dan fungsinya untuk menjadikan buket itu lebih manis, indah, dan cantik” katanya.
Khansa juga menyampaikan bahwa dalam merangkai bunga diperlukan kreativitas, karena tidak ada pola tertentu yang harus diikuti.
“Merangkai bunga itu sama seperti memasak, kita sesuaikan saja bumbu-bumbunya supaya enak dan sesuai selera kita,” ujarnya.
Di sisi lain, salah seorang peserta, Anisa, mengaku bahwa mengikuti workshop ini merupakan bagian dari proses healing-nya.
“Saya ikut karena ingin healing dengan membuat rangkaian bunga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan rasa senangnya mengikuti workshop tersebut karena memperoleh banyak pengetahuan baru tentang bunga.
“Senang sekali, karena jadi tahu jenis-jenis bunga serta cara merangkainya menjadi buket,” ujarnya dengan wajah semringah.
Penulis : Mutiara
Fotografer : Andi Alan Galan Savana

