Makassar Writers

Pertukaran Seniman Makassar-Australia, Rumata’ Art Space Gelar Pameran

Rumata’ Art Space menggelar pameran hasil program pertukaran seniman, tentang sejarah hubungan Australia-Makassar. Program tersebut adalah kerja sama antara Rumata’ Art Space dengan Universitas Melbourne, Australia, yang didukungan oleh Australia Indonesia Centre. “Ini sekaligus merayakan hubungan sejarah para penangkap Teripang dari Makassar dengan Suku Yolngu dari Arnhem Land, Australia Utara, melalui pertukaran seniman,” ungkap Koordinator …

Pertukaran Seniman Makassar-Australia, Rumata’ Art Space Gelar Pameran Read More »

MIWF 2020 Siap Dilanjutkan

Makassar International Writers Festival (MIWF) yang digelar 26-29 Juni 2019, tampil dengan tema People, sebagai respons terhadap Pemilu yang paling kompleks yang baru saja usai. Namun, di tahun ke-9 ini, MIWF dengan berani menciptakan festival ramah lingkungan atau Zero Waste Festival. Pidato penutupan Direktur Lily Yulianti Farid menjadi salah satu momen penegasannya untuk melanjutkan MIWF …

MIWF 2020 Siap Dilanjutkan Read More »

Book Launch: Firman dan Sebiji Apel

“Di toko, sering kali buku puisi menjelma sebagai makhluk antara ada dan tiada.” ”Firman dan Sebiji Apel” diambil dari salah satu judul puisi yang ada di buku Dalasari Pera. Melalui puisi-puisinya dalam buku ini, penulis mencoba bercerita tentang ibu, ayah, perempuan, pergolakan batin, dosa, dan cinta. Buku ”Firman dan Sebiji Apel” dilauncing di Makassar International …

Book Launch: Firman dan Sebiji Apel Read More »

Butet Manurung: Saya Mencintai Kutukan Ini

”Kenapa wajah mereka sedih kalau ingin berangkat kerja, bukankah mereka telah mencapai cita-citanya?” Suatu ketika, Butet Manurung mengajak anak rimba ke kota, Jakarta. Ketika melewati jembatan penyebrangan, anak-anak ini kebingungan, sambil berputar-putar hingga ditabrak oleh para penyebrang yang berjalan terburu-buru. Butet berhenti sejenak, sebelum melanjutkan dengan cerita mengenai pertanyaan anak-anak rimba itu “Kenapa orang-orang itu …

Butet Manurung: Saya Mencintai Kutukan Ini Read More »

Membaca Kritis Seperti Memecahkan Teka-Teki

“Cerpen yang baik adalah cerpen yang dalam lima menit pembacaan sudah mampu membuat kita percaya dengan ceritanya.” Lily Yulianti Farid dan Intan Paramaditha, dua penulis Indonesia yang kini menetap di Australia, bertemu untuk menggagas hal yang menarik dalam dunia sastra dan film di Indonesia. Berangkat dari keresahan mereka terhadap sastra Indonesia, mereka memutuskan untuk membentuk …

Membaca Kritis Seperti Memecahkan Teka-Teki Read More »

Era Digital, Mengontrol Anak Melalui Bacaan dan Teater

Anak-anak kecanduan gadget bukan karena kemajuan teknologi, tetapi kurangnya perhatian dari orang tua. Era digital bergerak begitu cepat, membuat beberapa orang tuat termasuk orang tua yang beprofesi sebagai penulis atau pegiat literasi mengakalinya melalui teater. Melalui Makassar International Writers Festival (MIWF) dengan agenda Talkshow: When The Children Says \”more are activities and books,” Jumat, 28 …

Era Digital, Mengontrol Anak Melalui Bacaan dan Teater Read More »

Konten Digital Ruang Kreatif Tanpa Batas

“Kuncinya adalah kreativitas dan kita harus percaya bahwa kemerdekaan itu ada,” kata Riri Riza. Peluang seorang pencipta konten sangat besar karena informasi semakin mudah diakses. Kemudahan mengakses informasi, kata Riri Riza juga turut membentuk kebiasaan melakukan streaming di mana-mana. Hal tersebut disampaikan saat talkshow Digital Content-From Strategy to Creation, Kamis, 27 Juni 2019, di Same …

Konten Digital Ruang Kreatif Tanpa Batas Read More »

Bersahabat Dengan Bencana

Pengetahuan dan pemahaman menyeluruh tentang mitigasi bencana adalah krusial dan dibutuhkan untuk Indonesia. “Gempa yang besar belum tentu memberikan dampak yang banyak. Pun sebaliknya, gempa yang kecil belum tentu memberikan dampak yang sedikit. Ada banyak perisitwa yang telah membuktikan hal ini,” ungkap Kazuhisa Matsui, dari Perusahaan Matsui Glocal LLC Japan saat diskusi tentang “Less, Disaster, …

Bersahabat Dengan Bencana Read More »

Merawat Bahasa Indonesia Bersama Joko Pinurbo

Peluncuran Buku: Srimenanti “Walaupun saya menulis novel, saya akan tetap dikenal sebagai penyair.” Pernyataan ini sontak membuat seluruh pengunjung tertawa. Dengan cara berbicaranya yang tampak serius tetapi tetap penuh jenaka, Joko Pinurbo atau biasa disapa Jokpin, mengungkapkan hal sederhana ini pada peluncuran novel pertamanya “Srimenanti”, yang dilaksanakan di Ruang Chapel, Fort Rotterdam, Kamis, 27 Juni …

Merawat Bahasa Indonesia Bersama Joko Pinurbo Read More »

Scroll to Top