Makassar Writers

Reading Circle: Timur

Delapan penulis Indonesia Timur saling membaca dan membagi hasil bacaan, mereka adalah: Deasy TirayohMembaca karya dari Jemmy Piran yang berjudul “Wanita Bermata Gurita”Menurut Deasy, Jemmy Piran telah berhasil menyampaikan pesan dari novel “Wanita Bermata Gurita” ini. Karena saya seperti mengalami pengalaman indrawi. Saya bisa merasakan bau anyir laut, air asin, dan meraba kerang-kerang. Bahkan ketika …

Reading Circle: Timur Read More »

Perjalanan Sebuah Festival Kecil di Tengah Gelombang Besar Pandemi

Untuk MIWF edisi ke-10 tahun ini, izinkan saya membagi beberapa hasil perenungan saat melihat kembali perjalanan festival kecil ini selama satu dekade terakhir. Kita semua sadar bahwa pandemi masih jauh dari selesai. Bahkan, saat ini kasus semakin meningkat, utamanya di negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Pemberitaan media kembali didominasi oleh jumlah pasien yang bertambah, rumah-rumah sakit …

Perjalanan Sebuah Festival Kecil di Tengah Gelombang Besar Pandemi Read More »

Media Sosial Mengikis Diriku

Sayaka Murata, penulis novel laris Convenience Store Woman hadir di pembukaan MIWF 2021 yang berlangsung Rabu (23/6). Ia menulis pidato khusus untuk malam pembukaan, yang membuat semua yang mendengarnya terkesima atas kejujuran pandangannnya. Kehadiran Sayaka Murata di MIWF 2021 didukung oleh Asia Center Japan Foundation. 私は日本でパンデミックを経験し、自分という人間が分解されるような気持ちで過ごしています。自分を創り上げているものがなんなのか、わからなくなりながら、またある意味では、今までと全く違った角度でそれを知っていっている気がしています。 Hidup di tengah pandemi di Jepang membuat kemanusiaan saya …

Media Sosial Mengikis Diriku Read More »

Siaran Pers Makassar International Writers Festival 2021

Festival penulis Makassar International Writers Festival (MIWF) yang merupakan acara tahunan Rumah Budaya Rumata’ kembali digelar tahun ini dengan mengambil tema Anthropause – sebuah istilah baru yang muncul pada tahun 2020 yang menggambarkan jeda besar-besaran yang terpaksa dilakukan manusia di seluruh dunia akibat pandemi. Diselenggarakan secara virtual, festival yang meraih penghargaan International Excellence Award, London …

Siaran Pers Makassar International Writers Festival 2021 Read More »

MIWF 2021: an Invitation

Kami undang menghadiri Makassar International Writers Festival 2021. Semua acara akan terselenggara secara virtual dan gratis. Tiap acara juga akan disiarkan secara langsung di Youtube Rumata’ Artspace pada tanggal 23-26 Juni 2021 nanti. Dalam acara festival kali ini, Nicholas Saputra akan mengajak kita untuk melihat keterkaitan alam dan manusia. Kita juga akan melihat perjalanan Marina …

MIWF 2021: an Invitation Read More »

MIWF 2021: Anthropause

ANTHROPAUSE – sebuah istilah baru yang menggabungkan kata anthro dan pause, yang lahir pada tahun 2020. Istilah baru ini menggambarkan jeda besar-besaran yang terpaksa dilakukan manusia dalam upaya menekan penularan Covid-19 yang telah menelan jutaan korban jiwa di seluruh dunia. Pandemi telah mengubah tatanan dunia dan kehidupan kita setelah ini tidak akan lagi sama. Selain …

MIWF 2021: Anthropause Read More »

NAIDOC Week 2020 : A Virtual Celebration of Makassar-Yolnu Links

Join Rumata’ Artspace and the Australian Consulate-General Makassar for a virtual NAIDOC Week celebration of the historical links between Makassan trepangers and the Yolŋu People of north-eastern Arnhem Land through a webinar discussion and virtual art exhibition. The webinar will explore shared Makassar-Yolŋu history dating back to the 1700s and feature a keynote lecture by …

NAIDOC Week 2020 : A Virtual Celebration of Makassar-Yolnu Links Read More »

Resensi Buku – Titik Krisis di Sulawesi

\”Berjuang itu ujungnya bukan di penjara, tapi jalan terus. Kalau polisi makin kuat dan semena-mena, warga juga akan semakin kuat,\” ini adalah petikan kalimat Amisandi dari buku berjudul Titik Krisis di Sulawesi, NARASI JURNALISTIK ATAS KEHANCURAN RUANG DAN SUMBER DAYA ALAM, karya Eko Rusdianto. Sub judul Kriminalisasi Warga dan Surat untuk Presiden, April 2017, menceritakan …

Resensi Buku – Titik Krisis di Sulawesi Read More »

MIWF Resensi Buku – Bertarung Dalam Sarung

“Tercipta sebagai sarung, tubuh ini sudah koyak sebelum dikena kawali dari gerak lincah dua manusia kebal. Kau bebal. Percuma saya berteriak atau bahkan memberontak. Kau tak akan mendengar dan peduli. Menyedihkan menjadi saksi dua pinggul lelaki kekar menegakkan siri’. Kau sengaja menjebak tubuh mereka di tubuh saya yang berongga,” Paragraf pembuka salah satu cerita pendek …

MIWF Resensi Buku – Bertarung Dalam Sarung Read More »

Scroll to Top